Tampilkan postingan dengan label metafora. Tampilkan semua postingan
jangan bersedih
Sahabat, jangan kau bersedih hati ketika kau mendapatkan banyak cacian dan hinaan...
Namun, Bersedihlah jika kita terbiasa mencaci maki manusia lainnya....
Sesungguhnya mereka sedang mencaci maki, saudara, diri sendiri, masa lalu atau masa depan mereka sendiri....
Namun, Bersedihlah jika kita terbiasa mencaci maki manusia lainnya....
Sesungguhnya mereka sedang mencaci maki, saudara, diri sendiri, masa lalu atau masa depan mereka sendiri....
jujur, aku berkhianat
rajutan asap rokok dikaleng bekas yang reok
memukul bosan mata yang tak terpejam
disamping remahan parafin padat yang rusak
dan tak mampu menyatu dengan warna darah hasil konsporasi jahanam
kotak-kotak, bulat-bulat, tak ada seni, tak ada semangat
berjuta nikotin, kafein, parafin, kerosin dan bensin telah kuhabiskan. namun belum satu pun seni kuhasilkan.
ngorok, jongkok, sampai beguling-guling aku dipewarna makanan yang dibeli di warung semalam
dan keajaiban itu tak jua datang....
gemericik nada kupetik perlahan, simphoni musik klasik menjijikan pun kedengaran.
memisahkan jaringan otak dan tulang belakang, lubang pantat terkangkang kebelakang.
lelah......
hidup ini bagaikan perjudian, hari ini bisa menang,, eh,, besok giliran orang.... hari ini jadi raja eh..... besok cuma bisa cerita.....
disana ngomong disini ngomong, aku cuma jadi pendengar.... disana sombong, disini sombong,,,, tunggu kehancuran mu, pendekar...
terlalu banyak huruf menghambat aliran sel sel darah merah ke kepalaku, tumpah jadi muntah, berdarah di ember keserakahan penghianat yang menduga aku menghianatinya.
tapi kau mati lebih dulu, kawan.... jadi kau tak pernah tau kejujuran itu.. bahkan kau terlalu takut dengan kenyataan..!!!.
aku yang membunuhmu perlahan, karena kau terlalu lemah menghadapi kehidupan.
aku menipumu semalaman, dan kau.... si bodoh yang malang, malah kegirangan dimakan rayuan.
aku tau mau mati sendiri, maka kujadikan kau korban....
nikmati saja kawan,,,,,,, tersayat sayat pun kau yang menahan.....permintaan mu pun tak kedengaran.
bahkan, kuburanmupun telah ksuiapkan sejak kita bertemu.........
maaf kawan, tak ada lagi pilihan...... inilah kejujuran......
sakit, mak
terkapar ke lantai bersimbah darah, sesosok wanita paruh baya.
melerai siluman serigala yang ingin membunuh anak kandungnya dengan sendiri taring tajam dalam mulutnya yang dulu sering mengecup sayang anaknya.
ini bukan amukan pertama siluman itu, kejam, sadis, brutal..... menjerit-jerit agar terlihat menakutkan...
"bunuh aku sekarang, aku bosan dengan kekejamanmu," teriak anaknya yang menyerahkan nyawanya.
taring itu semakin tajam, dan panjang keluar dari mulutnya yang berliur, penuh kebencian. emosinya semakin tinggi dan tidak tertahankan.......... "grrrrrrrgggggfff, berani kau lawan aku???????,"katanya....."k
"jangan bang,,,," kata seorang wanita yang telah melahirkan anak ini kedunia yang begitu kejam padanya. wanita ini pun mencoba melerainya.
menelan pukulan dari siluman serigala itu agar tak mengenai anaknya..... setiap pukulan, tendangan dan akhirnya taring tajam itu pun mengenainya, melukai hatinya, merusak cintanya, membunuh cahaya hatinya.
hingga terkapar..... lemas.....jatuh.... berdarah darah....untuk kasih sayangnya...untuk anaknya....
"mak, jangan mati...." kata anak itu.....sakit mak??? sakit mak??? kok mamak yang kena.... biarlah aku yang merasakannya mak... jangan mamak....
meraung-raung anak siluman serigala, menangisi mamaknya yang terkapar tak bersuara, tenggelam dalam darahnya sendiri....
lalu terdengar suara kecil, serak terisak...."mamak tau isi hati mu, nak....... dan mamak tau isi hatiku sendiri.... takkan mamak biarkan kau terluka......dan disentuh oleh setan durjana,...."...ucapnya...
==========================
dari cerita diatas. kita bisa tau... kekerasan hanya akan menimbulkan korban... dan tak menemukan jalan keluar.... kekerasan hanya melahiirkan kepedihan yang mendalam...
jadi, bunuh kekerasan dalam diri anda,,,,,, munculkan kasih sayang.....
suryadidarma
di langit, sebelum dilahrikan
jangan lupakan dia
Apa yang terjadi bangsa ini....
semua mudah terlupakan....
yang pernah popular dan kekuasaan
yang pernah memberi dan berkorban....
bangsa jahanam ini, terdidik untuk menjadi penjilat dan tak punya harga diri
persis seperti yang diajarkan belanda untuk bangsa ini...
tidak punya karakter, penjilat, penakut dan opurtunis...
jauh dari pemimpin yang idealis..
lihat saja para menteri, tak mau lagi dekat dengan JK
setelah dipastikan tidak punya kuasa lagi......
"tak ada manfaat lagi," kata mereka......" tak ada kepentingan lagi,".....
sekarang, semua menteri, staf, dan para penjilat tersebut, merapat menjilat-jilat SBY untuk tetap menjadi menteri, atau terpilih menjadi menteri....
"Lalu, apa lagi gunanya JK," tandasnya.....
ironis, sosok yang masih bisa berbuat banyak untuk negeri ini tidak dianggap seperti anjing kurap karena tidak lagi punya kuasa....
yang kurapan siapa, mereka yang opurtunis atau mereka yang tetap berjuang untuk tanah kelahirannya,,,,,,, diberikan kuasa atau tidak.....
kawan, jangan engkau melupakan apa yang telah mereka berikan kepada bangsa ini,,,, kemajuan, perbaikan, dan persatuan.
jangan ajarkan generasi kita menjadi penjilat yang handal, dulu memuji sekarang ikut mencaci..... bahkan meninggalkannya......
kasar
setiap bertemu kau marahi aku
walau tak ada salahku
kadang tanganmu sampai ke badanku
dengan kasar.....
tak ada yang benar di matamu
apa aku ini, tempat meludah mu
ijinkan aku untuk disayang
dipuji dan dibelai manja
olehmu......
dalam tidurku pun kau datang
untuk mengasariku...
bergetar tubuhku jika kau di sampingku
takut kau kasar....
bahkan jika kau yang salah
ketika kau yang berdosa
ketika kau yang menderita
tetap kau kasari aku
ampuni aku sayang, biarkan aku sendiri
aku pun tak mau didekatmu
jika kau kasar
walau tak ada salahku
kadang tanganmu sampai ke badanku
dengan kasar.....
tak ada yang benar di matamu
apa aku ini, tempat meludah mu
ijinkan aku untuk disayang
dipuji dan dibelai manja
olehmu......
dalam tidurku pun kau datang
untuk mengasariku...
bergetar tubuhku jika kau di sampingku
takut kau kasar....
bahkan jika kau yang salah
ketika kau yang berdosa
ketika kau yang menderita
tetap kau kasari aku
ampuni aku sayang, biarkan aku sendiri
aku pun tak mau didekatmu
jika kau kasar
bugil
Dengarlah keturunan hawa
berhentilah membuat foto tak berbusana
apa tak ada lagi yang bisa kalian lakukan
selain memamerkan payudara dan kelamin kalian
berhentilah
kalian seperti lautan yang mengisi setiap klik kiri mouse ku
kalian mengisi setiap baris iklan di seluruh situs
kalian berdansa di forum-forum lelaki hidung belang
apa tak ada kerja lain
tolong berhentilah..
berhentilah membuat foto tak berbusana
apa tak ada lagi yang bisa kalian lakukan
selain memamerkan payudara dan kelamin kalian
berhentilah
kalian seperti lautan yang mengisi setiap klik kiri mouse ku
kalian mengisi setiap baris iklan di seluruh situs
kalian berdansa di forum-forum lelaki hidung belang
apa tak ada kerja lain
tolong berhentilah..
rajuk
kau tolak hangatnya rindu
yang mendambakan temu
seperti dulu kau ulangi
walau tak ingin menyakiti
aku merajuk, salahkah itu?
dibebatuan yang sembuyikan rindu
namun, kau tak mau membujuk
karena kau tak ingin takluk
jangan kau lihat saja rasa ini
coba dekap aku disini
aku begini cuma sama kamu
manja, cengeng dan terlihat dungu
untuk mendapat perhatian
darimu, oh pujaan
seperti dulu kau ulangi
walau tak ingin menyakiti
aku merajuk, salahkah itu?
dibebatuan yang sembuyikan rindu
namun, kau tak mau membujuk
karena kau tak ingin takluk
jangan kau lihat saja rasa ini
coba dekap aku disini
aku begini cuma sama kamu
manja, cengeng dan terlihat dungu
untuk mendapat perhatian
darimu, oh pujaan








